Keyakinan  pada diri sendiri?

Keyakinan pada diri sendiri?

MUNGKIN itu salah satu yang menjadi hambatan semua orang dalam lingkungan dan pergaulannya adalah, ‘kurang percaya diri’. Semua orang sebenarnya punya masalah dengan istilah yang satu ini. Ada orang yang merasa telah kehilangan rasa kepercayaan diri di hampir keseluruhan wilayah hidupnya. Mungkin terkait dengan soal krisis diri, depresi, hilang kendali, merasa tak berdaya menatap sisi cerah masa depan, dan lain-lain.

Ada juga orang yang merasa belum pede dengan apa yang dilakukannya atau dengan apa yang ditekuninya. Ada juga orang yang merasa kurang percaya diri ketika menghadapi situasi atau keadaan tertentu. Berdasarkan praktek hidup, kita bisa mengatakan bahwa yang terakhir itu normal dalam arti dialami oleh semua manusia.


Sebenarnya apa sih yang kita maksudkan dengan istilah pede/kepercayaan diri itu? Percaya diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Orang yang percaya diri yakin atas kemampuan mereka sendiri serta memiliki pengharapan yang realistis, bahkan ketika harapan mereka tidak terwujud, mereka tetap berpikiran positif dan dapat menerimanya.

Kalau kita gali rasa percaya diri ini bisa menghinggapi semua orang dengan berbagai hambatan psikologis yang terjadi tidak begitu saja, tapi melalui proses panjang yang salah satunya adalah pengalaman masa lalu yang traumatis, merasa memiliki kekurangan yang tidak bisa diampuninya dan penyesalan terhadap kondisi kehidupan yang sulit serta penyiksaan psikis dari orang lain sehingga menyimpan rasa bersalah dan kemarahan yang luar biasa.

Trauma seseorang mungkin masiih menjadi hantu yang sulit dihindarikan. Perasaan rendah diri berasal dari pengalaman masa kecil. Semuanya bisa dari wujud fisik yang terkadang menghalangi niat untuk melakukan sesuatu. Rasa malu, sulitnya berkomunikasi berada pada puncaknya saat menjelang pra remaja, ada seseorang yang malu dengan keramaian sehingga cenderung menyendiri dan sulit berbicara dalam pergaulannya. Untuk mendekati dan didekati seseorang saja mesti bercucurkan keringat dingin karena merasa malu dan tidak pantas menjadi temannya. lanjut akan melahirkan penyesalan sehingga merasa hidupnya tidak berarti lagi, sehingga bisa menjadi seorang pemurung yang suka berandai yang tidak real dengan kehidupan nyata, namun sisi lain bisa jadi menjadi sesuatu yang mungkin positif untuk mengurangi kadar rasa mindernya sehingga lahirlah para penulis yang mencurahkan perasaannya melalui sebuah tulisan, atau keinginan untuk berprofesi yang  tidak berhubungan dengan public langsung atau menjadi seorang dibalik layar seperti penulis, pelukis dan profesi menyendiri. Tapi negatifnya, Saat berandaikan terhadap sesuatu, saat itupun meragu dan gelisah, termasuk sebuah cita-cita yang sangat sulit diungkapkan, walaupun disekolah sering ditanya, “mau jadi apa nanti, nak?”, bahkan untuk menjawabnya membutuhkan waktu yang sangat lama. Dis-orientasi telah menghinggapi semua orang yang punya masalah dengan rasa percaya dirinya. Akibat  nyata mereka tidak terlalu banyak teman dan sangat hati-hati dengan pertemanan dan introvert terhadap lingkungan sekitarnya dan terus akan membelenggu seumur hidupnya.

Ada yang mengingatkan terhadap sifat rendah diri ini akan sulit untuk mengembangkan potensi dan solusinya harus dipaksakan berani merubah diri. Namun bicara mudah tapi secara praktik sulit untuk melakukannya. kendala rendah diri selain kondisi internal seseorang, bisa jadi dari kondisi keluarga. Kurang bertafakur dan bersyukur terhadap nikmat Allah itulah yang menyebabkan lahirnya kurang percaya diri, termasuk perlakuan kurang baik dimasa kecil termemori dengan baik akan semua keburukan-keburukan yang terbawa sampai usia dewasa.

Nilai materi selalu menjadi standar hidup seseorang dalam berteman, punya kendaraan akan selalu ditanyakan, rumah dan kehidupan luas seperti jumlah tanah dan rumah selalu menjadi topic utama yang lajim..bagi seorang yang lemah secara mental bisa mengurangi rasa percaya diri . bisa juga rasa rendah diri juga berasal dari konflik keluarga yang luar biasa berbekas, persaudaraan dinilai dengan pamrih, persahabatan di analogikan dengan balas jasa menjadi standar sebuah hubungan. Selain  ketidakpastian hidup dengan masa depan juga menjadi pemicu rasa tidak percaya diri, apa yang tidak diketahui? Kenapa yang lain mendapatkannya dengan mudah?

Darimana kita harus memulai?
Kuncinya adalah cita-cita dan pengetahuan tentang potensi diri kita, lalu berubahlah!. Bergaulah dengan  lingkungan dan keluarlah dari kamar impian dan dunia hayalan yang penuh ilusi hidup yang menipu berubah dengan hayalan produktif yang bermanfaat bagi orang lain. Lalu memulai sesuatu yang memberikan sesuatu rasa harga diri dan bisa meningkatkan keyakinan sendiri. Buatlah kita dipercayai oleh lingkungan (keluarga, sahabat, tempat kerja,dll) kalau kita bisa berubah, kemudian tingkatkan semangat hidupmu dan cari jalan hidup yang diinginkan, untuk sementara waktu pasti akan berubah-rubah dan jangan menunda sesuatu yang telah diyakini bisa anda lakukan. Jangan sampai orang yang sedang merenungi diri sendiri tidak mengetahui dan tak merasa memiliki dirinya sendiri.

Ada kata-kata sederhana, “Tetap berada dipantai dan tidak membawa anda kemana-mana, maksudnya hanya diam tak bergerak,  tidak akan mendapatkan apa-apa.artinya jadilah seorang yang bergerak minoritas tanpa bantuan dan ketergantungan pada orang lain. Biasanya orang yang belum bergerak belum merasakan kegagalan, kegagalan itu justru hanya dimiliki oleh orang yang mengandaikans esautu yang tidak bisa diprkatikan dalam hidupnya. Mereka memanjakan kelakuannya untuk menghancurkan semangat hidupnya. Tinggalkan pantai dan rasa ketergantungan yang tak membuatnya dewasa dan tidak akan memahami siapa dirinya? tak dapat dipungkiri kita semua pasti pernah mengalami rasa tak percaya diri sesekali waktu. Adakalanya agak sulit untuk menumbuhkan rasa percaya diri kembali pada saat kita sedang membutuhkan.

Sebenarnya ada latihan sederhana yang dapat dipraktekkan untuk mendapatkan rasa percaya diri Anda agar kembali ke jalurnya secepat mungkin saat dibutuhkan. Berikut ini beberapah cara membangun rasa percaya diri anda.

1. Perhatikan Postur Tubuh
Mungkin kedengarannya ini tak memiliki hubungan dengan rasa percaya diri yang kita bicarakan ini, tetapi sebenarnya bagaimana sikap duduk atau berdiri Anda, mengirimkan pesan tertentu pada orang-orang yang ada di sekekliling Anda. Jika pesan tersebut memancarkan rasa percaya diri, Anda akan mendapatkan tanggapan positif dari orang lain dan tentu saja ini akan memperbesar rasa percaya diri Anda sendiri. Jadi mulai perhatikan sikap duduk dan berdiri untuk menunjukan Anda memiliki rasa percaya diri.

2. Bergaulah Dengan Orang-Orang Yang Memiliki Rasa Percaya Diri Dan Berpikiran Positif
Lingkungan membawa pengaruh besar pada seseorang. Jika Anda terus menerus berbaur dengan orang yang memiliki rasa rendah diri, pengeluh dan pesimis, seberapa besarpun percaya diri yang Anda miliki, perlahan tapi pasti akan pudar dan terseret mengikuti lingkungan Anda. Sebaliknya, jika Anda dikelilingi orang-orang yang penuh kebahagiaan dan percaya diri, makan akan tercipta pula atmosfir positif yang membawa keuntungan bagi diri Anda.

3. Ingat Kembali Saat Anda Merasa Percaya Diri
Percaya diri adalah sebuah perasaan, dan jika Anda pernah merasakannya sekali, tak mustahil untuk merasakannya lagi. Mengingat kembali pada saat dimana Anda merasa percaya diri dan terkontrol akan membuat Anda mengalami lagi perasaan itu dan membantu meletakan kerangka rasa percaya diri itu dalam pikiran.

4. Sering Latihan
Kapanpun Anda ingin merasakan rasa percaya diri, kuncinya adalah latihan sesering mungkin. Bahkan Anda dapat membawanya dalam tidur. Dengan kemampuan yang terlatih, Anda tak akan kesulitan menampilkan rasa percaya diri kapanpun itu dibutuhkan.

5. Kenali Diri Anda Sendiri
Pikirkan segala hal tentang apa yang Anda sukai berkenaan dengan diri sendiri dan segala yang Anda tahu dapat Anda lakukan dengan baik. Jika Anda kesulitan melakukan ini, ingat tentang pujian yang Anda peroleh dari orang-orang – Apa yang mereka katakan – Anda melakukannya dengan baik? Sebuah gagasan bagus untuk menuliskan semua ini, hingga Anda bisa melihatnya lagi untuk mengibarkan rasa percaya diri kapanpun Anda membutuhkan inspirasi.

6. Jangan Terlalu Keras Pada Diri Sendiri
Jangan terlalu mengkritik diri sendiri, jadilah sahabat terbaik bagi diri Anda. Namun, saat seorang teman sedang melalui masa sulit, Anda tak akan mau terlibat dalam masalahnya hingga menguras emosi Anda sendiri kan? Tentu saja Anda tak mau. Pebicaraan yang positif dapat berubah jadi senjata terbaik untuk menaikan rasa percaya diri, jadi pastikan Anda menanam kebiasaan ini, jangan biarkan permasalahan orang lain membuat Anda jadi terpuruk.

7. Jangan Takut Mengambil Resiko
Jika Anda seorang pengambil resiko, Anda pasti akan temukan kalau tindakan ini mampu membuahkan rasa percaya diri. Tak ada yang lebih bermanfaat dalam menumbuhkan rasa percaya diri layaknya mendorong diri sendiri keluar dari zona nyaman. Selain itu, tindakan ini juga berfungsi bagus untuk mengurangi rasa takut Anda akan ha-hal yang tak Anda ketahui, plus bisa dari pembangkit rasa percaya diri yang luar biasa.
Lebih dari segalanya, selalu ingatlah bahwa Anda memiliki bakat dan kemampuan. Pastikan Anda selalu melakukan yang terbaik untuk semua itu dan inilah yang akan jadi batu loncatan terbaik

Kemasan pribadi.
Kemasan yang perlu diperbaiki pertama adalah harus menghilangkan mental menyendiri merubah dengan mental keberanian bertemu manusia dimanapun, kemudian tingkatkan insiatif dengan cara berorganisasi, lalu tinggalkan tempat anda dengan pergi jauh keluar dan membuka lembaran baru dengan sahabat baru. 

Seiring dengan usia, ada solusi cepat lain, “menikahlah dan anda akan cepat dewasa?” memang terlalu revolusioner, tapi itu bsia meningkatkan mental percaya diri anda. Sekali lagi jangan ragu dan takut akan keputusan yang telah anda buat untuk melakukan sesuatu. Rasa ragu menumbuhkan ketidak pastian akan pikiran sendiri, penilaian dan kemampuan untuk bereaksi dengan wajar. Keraguan juga timbul karena ingin diakui orang lain, sehingga kita menjauhi resiko dan masalah yang mungkin terjadi. Karena takut salah melangkah, takut gagal dan takut dikecilkan orang lain. Keraguan juga akan timbul karena kita tidak tahu akibat yang terjadi, keuntungan atau kerugian. Dikatakan bila kita terpuruk dalam rasa ragu yang besar harus bisa diatasi sendiri ya diri sendiri solusi keraguan adalah mengubah seluruh pola, perilaku untuk kemudian bertanggungjawab atas hidup sendiri. Pandanglah lurus-lurus mata kita pada pantulan bayang-bayang diri sendiri, lalu putuskan :”andalah yang bertanggungjawab atas hidup sendiri bukan orang tua, saudara, orang lain atas baik-buruknya. Dengan segala kesalahan, kegagalan, kelebihan dan kekurangan dan isilah hidup ini. Kegagalan membuktikan betapa cerdasnya kita untuk mengambil resiko mewujudkan keinginan.

Jadi keraguan itu? Dengan keraguan dan hargailah. Rasa ragu dapat membantu menunjukan dimana anda membutuhkan perbaikan diri dan aksi. Lalu analisa, apa ini keraguan dan ebrasal darimanakah? Apa wajar merasa takut?menhgadapi sitausi itu atau anda memang sungguh terancam secara emosi/fisik. Jujurlah apa penyebab ketakutan tersebut?

Putuskan apa sebenarnya yang diinginkan? Cari terus keinginan hidup anda. Ambilah resiko seburuk apapun, keinginan maju terus, tahu persis keinginan sangat mempengaruhi energi dan konsentrasi. Tangguhkan penilian langsung atas jawaban, saat belum mampu beraksi.kesadaran  akan kemampuan anda telah membuat keputusan yang dewasa. Pilihlah apa telah mengambil langkah-langkah tertentu atas tidak. Apapun keputusannya yakin telah mengambil jalan terbaik.

Bacalah buku-buku, kunjungi perpustakaan, ikutlah berkumpul dan berorganisasi sekecil apapun. Beraksilah jika ingin bergerak maju, jangan menunda-nunda sampai anda mendapatkan informasi. Pengertian atau ekmampun sempurnaanda tak akan pernah berani memulai. Jadi kumpulkan keyakinan  dan sadari, walau keputusan itu salah dan tak sesuai dengan keinginan, paling tidak anda telah menjalani hidup seperti keinginan sendiri. Dan telah menjadi diri sendiri dan belajar dalam proses hidup.

Atau langkah sendiri : lihatlah diri sendiri dalam sebuah cermin besar, sebutkan nama sendiri dan keinginan atas harapan hidup. Katakan pada orang yang bayangannya anda lihat dihadapan anda, bahwa anda cukup sayang padanya untuk berani mengambil resiko dan berjanji mencoba segalanya untuk mencapai apa yang diinginkan. Bulatkan keyakinan untuk menjalani hidup seperti yang anda inginkan. Ingatkan diri anda bahwa tiap hari anda melihat bayangan anda di kaca dan akan memandang matanya lurus-lurus. Peganglah janji pada diri anda.

Percaya diri bisa ditingkatkan.
Kepercayaan diri berhubungan dengan reaksi dengan orang lain. Keadaan pikiran tanpa benar mengambarkan realitasnya. Perasaan dinomor satukan tanpa rasionalitas, hanya cemoohan atau bukti dari ketidak pahaman lingkungan akan masalah kita. Rasa percaya diri kaitannya dengan kepribadian kita bukan penampilan pisik kita. Sikap dan cara pandang dirilah yang menjadi penyebab utama memadai atau tidaknya kepercayaan diri kita. Bertindak fairlah terhadap diri sendiri. Lihatlah kelebihan anda.Iklankan diri anda sebagai citra diri yang positif pada lingkungan.

Jangan pikirkan diri anda sendiri, jangan menyatakan, “apa yang akan terjadi kalau…?” percayalah orang lain sibuk dengan urusan masing-masing. Mungkin sama memikirkan keadaannya seperti anda. Janganlah terlalu banyak berfikir/cemas akan konsistensi da tindakan sendiri dan mengurung diri sendiri bahwa kita tak bisa berbuat apa-apa dan cukup berharga untuk dapat memperoleh apa-apa dari hidup. Maka anda kenali, dimana hal ini bisa muncul dan apa saja gejalanya. lalu situasi apa yang terasa paling menyulitkan? Lalu orang seperti apa yang membuat saya merasa kurang percaya diri? Situasi apa yang paling ingin dapat saya kuasai dan dalam kenyataannya situasi seperti apa yang paling saya kuasai.

Aplikasi dari teori diatas.
Komitmen sebenarnya yang sulit. Dimana tersirat kesungguhan, kesediaan untuk mengulang terus dan tujuan satu arah perbaikan rasa percaya diri? Awalnya carilah sesuatu yang benar-benar anda kuasai sekaligus dikuasai. Contoh, anda suka melukis. Tingkatkan hobi melukis anda dengan benar. Melukislah dan ambillah waktu untuk melukiskan semua yang anda inginkan, walaupun hasil lukisannya menurut anda jelek. Membaca buku tentang teknik melukis, belilah dan jadi kolektor buku atau berkunjunglah seminggu sekali ke perpustakaan.

Soal pekerjaan tak kunjung dapat. Cobalah memperbaiki bungkusnya, sampul surat, bentuk resume, bentuk surat lamaran. Kemudian sisi lain untuk mendapatkan sahabat, masuklah organisasi dan aktiflah menjalin hubungan dengan siapapun tanpa punya maksud apapun sekedar pertemanan.

Penampilan mungkin perlu anda perbaiki. Lihat rambut anda sudah jelas mode dan sisirannya, bagaimana sorot mata anda masih loyo, bentuk frame kaca mata anda? (anda lihat orang sukses berpenampilan. Lalu setinggi apa anda menguasai sesuatu (misalnya kemampuan bahasa Inggeris anda berada level mana?) kemudian cari nilai lebih anda, misalnya rencana bisnis yang ingin anda lakukan. Berapa kemeja yang ingin anda miliki, licinkalnah sepatu anda. Hal lain, kesehatan anda, biasakan olah raga sepertu futsal, bangun subuh dan hirup udara pagi dalam-dalam, minumlah air putih dan tidurlah teratur.

Jadi kenali diri anda sendiri, apa kelebihan dan kekurangan sendiri, lalu berdamailah dengan diri sendiri, tak ada manusia yang sempurna, buatlah tindakan positif, lakukan sesuatu dan jangan ditunda. kenali kemajuan anda berikutnya.
  • Hal-hal yang membuat anda menyukai diri sendiri? Mungkin agak bingung apa yang paling kita sukai dari diri anda.
  •  Apa yang anda sukai dari penampilan anda?
  •  Apa yang anda raih sebelumnya dan ingin diraih saat ini?
  •  Apa yang anda benci terhadap diri anda sendiri?
  • Apa yang anda paling benci dari penampilan anda?
  • Apa yang anda harapkan dapat atau sudah tercapai?
Dari pertanyaan diatas anda bisa memulai, sekali lagi tidak ada yang sempurna dan semua bsia diperbaiki dan semua bisa merubahnya. Wallahu alam.
MENJADI MANAJER YANG LEBIH BAIK

MENJADI MANAJER YANG LEBIH BAIK



SESUATU yang sulit bagi seorang manajer adalah memutuskan apa yang harus dilakukan dan lalu melaksanakannya melalui orang-orang yang ada dibawah wewenangnya. Artinya manusia dianggap sebagai sumber daya terpenting yang tersedia bagi para manajer. Kemudian melalui sumber daya inilah semua sumber daya lainnya diberdayakan seperti pengetahuan, keuangan, material, pabrik, peralatan,dan sebagainya. Harapan tertinggi agar proses yang dikerjakannya dapatmemperoleh hasil dengan sebaik-baiknya dengan memanfaatkan sumber daya manusia, keuangan, material yang tersedia untuk organisasi dan para manajer pribadi.

Teori manajemen klasik, fungsi manajerial : planning, organizing, motivating, controlling tidak begitu sempurna dalam tataran pelaksanaanya. sehingga Teori ini di tentang oleh beberapa kaum empiris, seperti Rosemary Stewart dan Henry Minzberg yang mempelajari bagaimana para manajer pada kenyataanya menggunakan waktu mereka, mengamati bahwa pekerjaan mereka terpecah-pecah, bervariasi, dikenakan penyesuaian yang terus menerus dan diatur sampai tingkat tertinggi oleh kejadian kejadian yang terhadapnya para manajer tersebut hanya memiliki sedikit pengendalian dan oleh dinamika jaringan antar hubungan dengan orang lain. Mungkin Francis Bacon memberikan jawaban terbaik untuk pertanyaan”apa yang dapat anda lakukan” ini ketika ia menulis “belajar menyempurnakan alam dan disempurnakan oleh pengalaman.

Bisa dikatakan untuk menjadi manajer yang lebih baik membutuhkan adalanya keahlian yang disempurnakan oleh pengalaman dan pembelajaran. Lahirlah definisi manajemen bukan sekedar ilmu tapi sebagai Seni dan manajemen sungguh sebuah seni cukup penting untuk di pelajari. Sasaran untuk tiap pelajaran haruslah untuk membantu kita memanfaatkan lebih baik atribut alamiah kita, kepribadian dan kecerdasan serta memastikan bahwa pengalaman di masa lalu di interprestasikan lebih baik lagi dan lebih sepenuhnya di gunakan dan pengalaman masa mendatang di serap lebih cepat dan lebih manfaat.

Untuk menjadi manajer yang lebih baik membutuhkan adanya pola fikir, kreatifitas, pengelolaan budaya, memahami pola kepemimpinan, efektifitas dan efisiensi kerja, inovasi, kebijakan positif, manajemen strategis dan kepemimpinan efektif. 

Berpikir jernih
Berpikir jernih adalah berpikir logis. Artinya berpikir logis adalah proses penalaran ketika satu penilaian diturunkan dari penilaian lainnya dan kesimpulan yang tepat di tarik dari bukti yang ada. Sehingga berpikir jernih bersifat analitis: menyaring informasi, memilih apa yang relevan, menetapkan dan membuktikan hubungan.

Berpikir jernih pendekatan logis terhadap pemecahan masalah, pengambilan keputusan,dan prensentasi kasus merupakan sifat penting dari seorang manajer yang efektif. Hal ini tidak berarti bahwa ini merupakan satu-satunya cara berpikir, Edward de Bono tanpa dapat di bantah lagi telah menyatakan akan pentingnya berpikir lateral atau kreatif, sebagai proses yang diperlukan untuk di gunakan oleh para manajer  yang inovatif secara bersamaan dengan pola pemikiran vertikal atau logis yang lebih tradisional.

Sifat lebih lanjut adalah kemampuan untuk berargumentasi secara persuasif dan mendeteksi kelemahan dalam argumentasi orang lain. Untuk berpikir jernih dan berargumentasi dengan baik,anda harus memahami: bagaimana mengembangkan proposisi atau kasus kasus dari prinsif-prinsif dasar, bagaimana menguji proposisi tersebut ,dan bagaimana menghindari argument-argumen  yang keliru serta bagaimana memperlihat jalur pemikiran yang di lakukan oleh orang lain.

Berpikir kreatif

Walter  Bagehot menulis” sering di  bahwa manusia sering diatur oleh imajinasi mereka, tetapi lebih benar untuk mengatakan bahwa manusia di perintah oleh kelemahan imajinasi mereka.”
Manajemen yang tidak imajinatif cara pasti untuk mencapai kegagalan berpikir kreatif bertujuan untuk mengatasi bahaya di atur oleh kelemahan ini. 

 Berpikir kreatif adalah berpikir imajinatif cara berpikir ini menghasilkan gagasan-gagasan baru ,cara-cara baru untuk melihat hal hal atau gagasan yang sebelumnya tidak berkaitan. Edward de Bono menemukan cara berpikir lateral yaitu menyiratkan lompatan lompatan samping dalam imajinasi dan bukan kemajuan yang kontinyu di sepanjang rantai penalaran yang logis.  

De Bono meringkas perbedaan antara berpikir lateral dan berpikir vertikal sebagai berikut:

Berpikir lateral
  • Mengubah
  • Melihat pada apa yang berbeda
  • Membuat lompatan lompatan  secara sengaja
  • Menerima kemungkinan gangguan
  • Mendalami yang paling tidak mungkin
Berpikir vertikal
  • Memilih
  • Melihat pada apa yang benar
  • Satu hal harus mengikuti secara langsung dari hal lainnya
  • Berkonsentrasi pada relevansi
  • Bergerak  pada arah yang paling mungkin
Proses kreativitas
Dalam “The act of the creation , Arthur Koestler menjabarkan proses kreatifitas sebagai sebuah “bisosiasi” ,menempatkan dua fakta atau gagasan yang tidak berhubungan untuk membentuk satu gagasan. Penetapan hubungan atau bisosiasi biasanya disertai dengan pelepasan ketegangan.

Jika kita mengasumsikan bahwa meningkatnya kemampuan kita untuk berpikir kreatif merupakan sesuatu yang di inginkan, terdapat tiga hal yang harus di lakukan:
  • Memahami hambatan terhadap berpikir kreatif
  • Mengembang kemampuan individual
  • Menggunakan kemampuan kolektif sekelompok orang untuk menggunakan gagasan gagasan baru dengan brainstorming. Brainstroming adalah suatu cara untuk memperoleh sejumlah gagasan besar dari sekelompok orang dalam waktu singkat.
Budaya Perusahaan Dan Bagaimana Mengelolahnya
Budaya perusahaan adalah pola, sikap, keyakinan asumsi, dan harapan yang di miliki bersama yang mungkin tidak di catat, tetapi membentuk cara bagaimana orang orang bertindak dan berinteraksi dalam berorganisasi dan mendukung bagaimana hal hal di lakukan. Budaya organisasi meliputi ideologi yang dominan dalam organisasi dan dapat di ekpresikan melalui mitos, pahlawan, cerita, istilah, ritual, atau legenda. Budaya perusahaan memanifestasikan dirinya sendiri dalam perilaku organisasi bagaimana para manajer dan karyawan individual atau kelompok berprilaku dalam konteks organisasi.Dengan kata lain budaya menjadi cara “ bagaimana hal-hal di lakukan di sini “

Budaya diekpresikan dalam lima bidang:
1.     Norma
2.     Nilai perusahaan
3.     Iklim organisasai
4.     Gaya manajemen
5.     Struktur dan sistem

Dalam mengelola budaya perusahaan Howard Schwartz dan Stanley Davies melakukan Pendekatan-pendekatan yaitu:
  1. Abaikan budaya
  2.  Kelolah disekitarnya
  3. Berusaha untuk mengubah unsur-unsur budaya agar sesuai dengan strategi
  4. Mengubah strategi
Menganalisis gaya manajemen
Ada beberapa pertanyaan yang harus dipertanyakan untuk menganalisis gaya manajemen:
  • Apakah gaya manajemen cenderung otokratis, yaitu menggunakan kewenangan untuk memaksa orang lain ikut serta dan melibatkan diri mereka sendiri dalam pengambilan keputusan?
  • Apakah gaya manajemen cenderung berorientasi pada tugas atau berorientasi pada manusia?
  • Apakah para manajer cenderung jauh dan dingin atau dapat didekati dan ramah?
  • Apakah para manajer cenderung keras atau lunak kepada orang-orang?

Efektivitas organisasi
Efektivitas sebuah organisasi tergantung pada:
  • Kepemimpinan visioner yang kuat dari atas
  • Kelompok manajemen yang kuat
  • Tenaga kerja yang termotivasi dengan baik, memiliki komitmen, berketerampilan dan luwes.
  • Kerja kelompok yang baik di seluruh organisasi
  • Tekanan yang berkelanjutan untuk berinovasi yang digandakan dengan kemampuan untuk mengolah dan bertumbuh dalam perubahan
  • Sasaran yang di definisikan dengan jelas dan strategi untuk mencapainya
  • Budaya perusahaan yang positif
  • Sistem nilai yang menekankan kinerja, mutu, dan tanggung jawab organisasi kepada para pemegang kepentingannya para pemegang saham, manajer, pemasok, pelanggan dan masyarakat.
  • Kemampuan untuk bertindak cepat.
  •   Memperbaiki efektifitas organisasi
  • Menganalisis situasi yang ada dalam kaitannya dengan setiap butir dalam sepuluh topik yang terdapat di atas.
  • Melakukan audit manajemen.

Efisiensi dan efektivitas
Dalam Summer Lighting , P.G.Wodehouse menjuluki sekretaris Lord Emsworth sebagai” baxter yang efisien”. Ia menjelaskan: "Kami menyebut Rupert Baxter efisien dan memang ia efisien. kata tersebut memang seperti yang kami artikan, menyiratkan bukan hanya kemampuan untuk melakukan tugas tugas kehidupan biasa dengan keteguhan sentuhan yang halus, tetapi juga dengan kewaspadaan pnkiran tertentu, kegeniusan akan peluang, kegeniusan untuk melihat dengan jelas, berpikir dengan cepat dan melakukannya sekarang".

Efisiensi,sebagaimana didefinisikan diatas ,jelas merupakan karakteristik yang sangat baik, karakteristik ini mencakup gagasan tentang efektivitas yang sering kali kurang ditekankan daripada seharusnya dalam usaha mencapai efisiensi.

 Inovasi
Inovasi adalah darah   kehidupan sebuah organisasi, tidak ada yang begitu melumpuhkan sebuah perusahaan atau orang orang di dalamnya seperti keyakinan bahwa cara cara lama merupakan cara cara yang terbaik. sebuah organisasi yang mencoba  untuk berdiri diam tidak akan bertahan.

Inovasi merupakan gabungan antara kreatifitas, pemikiran yang jernih dan kemampuan untuk menyelesaikan hal-hal. Inovasi memerlukan pemikir dan pelaku untuk bekerja sama secara erat.manajemen puncak harus menciptakan iklim yang memungkinkan para manajer memeliki ruang lingkup untuk mengembangkan gagasan gagasan baru dan sumber daya untuk  mengimplementasikan gagasan gagasan tersebut. Keberhasilan proyek-proyek yang inovatif dapat dilihat dari dua hal yaitu karakteristik manajer individual yang bersangkutan dan iklim organisasi.

Karakteristik organisasi yang mendorong inovasi adalah
  1. Arus informasi yang bebas dan memungkinkan para eksekutif untuk menemukan gagasan –gagasan di tempat yang tidak di perkirakan dan mendorong gagasan tersebut untuk bergabung untuk membentuk kepingan kepingan informasi.
  2. Kontak yang erat dan sering di antara departemen,dan penekanan pada hubungan lateral ,yang menyediakan sumber daya ,informasi, dan dukungan,di samping hubungan vertikal.
  3.   Tradisi bekerja dalam kelompok dan berbagi kredit
  4. Para eksekutif senior yang percaya pada inovasi dan menyediakan sumber daya yang di perlukan
  5. Para mana dengan kemampuan dan keinginan untuk meeraih peluang dan menyediakan waktu untuk inovasi.
Kebijakan
Segala sesuatu yang menunjukan apa yang dapat anda lakukan dan apa yang tidak dapat anda lakukan dalam situasi  tertentu adalah sebuah kebijakan. kebijakan tidak perlu tidak perlu tertulis.bahkan kebijakan tidak harus di nyatakan secara eksplisit, tetapi jika terdapat pemahaman “ bahwa demikianlah cara kami melakukan hal hal di sini..” maka terdapat kebijakan .

Sebuah kebijakan yang di definisikan dengan jelas, hampir hampir kaku yang mengutip bagian atas adalah baik  jika orang orang menemukan beberapa bagian atasan itu dan berusaha sebaik baiknya untuk menyesuaikannya, jika tidak kebijakan itu tidak berguna.sebuah kebijakan untuk membayar di atas tingkat yang berlaku adalah baik jika itu yang terjadi,dan selama penerapan kebijakan ini konsisten antara pekerjaan yang berbeda dan bagian bagian yang berbeda dalam perusahaan.

Inkonsistensi tentu saja merupakan bahaya dari kebijakan  yang di definisikan dengan buruk,seperti batasan yang tidak pada tempatnya terhadap penilaian dan inisiatif merupakan bahaya dari kebijakan yang terlalu kaku.

Kebijakan harus dirumuskan sebagai tanggapan terhadap kebutuhan orang orang memerlukan tuntunan tentang apa yang harus dan jangan di lakukan; rencana hanya dapat direalisasikan jika jalur yang akan di ambil di definisikan; butir butir rujukan diperlukan dalam bidang bidang pengambilan keputusan yang tidak di kenal.

Kekeliruan  dan bagaimana memperbaikinya
Theodore Roosevelt pernah mengatakan : ”Lakukan apa yang dapat anda lakukan,dengan apa yang anda miliki, dimana anda  berada,” kesulitannya adalah orang orang tidak selalu menerapkan saran-saran ini. Hal hal menjadi keliru karena orang orang melakukan kurang dari apa yang mampu mereka lakukan,salah menggunakan sumber daya mereka atau memilih waktu atau tempat yang tidak sesuai untuk melakukannya. Situasi yang salah di nilai dan keputusan yang salah diambil

Terdapat dua analisis yang menarik tentang ketidakmampuan yang jika di pelajari akan memberi anda beberapa petunjuk tentang bagaimana menghindari atau setidaknya meminimumkan kesalahan. Yang pertama adalah  The Peter Principle oleh Dr.Lawrence J.Peter; yang kedua adalah On The Psychology of Military Incompetence oleh Norman F.Dixon. Dalam The Peter Principle, Dr. Lawrence menyarankan bahwa dalam sebuah hirarki, para indivindu cenderung sampai ketingkat ketidakmampuan mereka sendiri.Seperti dikatakan peter.” Masalahnya ketika anda menemukan sesuatu yang tidak dapat anda lakukan dengan sangat baik, disanalah anda tinggal, lalai dalam pekerjaan, membuat rekan kerja anda prustasi,dan mengikis efektifitas organisasi,”ketidakmampuan meliter.

Unsur- unsur ketidakmampuan militer  didaftarkan oleh Norman Dixon  sebagai:
  1.  Penyia-nyian serius terhadap sumber daya manusia
  2. Konservatisme fundamental dan kesetiaan pada tradisi using atau pada keberhasilan masa lalu
  3. Kecenderungan untuk menolak atau mengabaikan  informasi yang tidak nyaman atau yang bertentangan  dengan pandangan sebelumnya
  4. Kecenderungan untuk meremehkan lawan
  5. Ketidaktegasan atau kecenderungan untuk turun dari peran sebagai pengambil keputusan
  6. Keteguhan yang keras kepala dalam sebuah tugas tertentu  walaupun terdapat bukti yang kuat yang bertentangan
  7. Kegagalan untuk memanfaatkan situasi  yang diperoleh  dan kecenderungan untuk menarik pukulan
  8. Kegagalan untuk membuat peninjauan yang memadai
  9.  Kegemaran akan serangan frontal
  10. Keyakinan pada kekuatan yang kejam  dan bukan pada titi yang cerdik
  11. Kegagalan untuk memanfaatkan kejutan atau tipuan
  12. Kesiapan yang tidak pada tempatnya untuk menemukan kambing hitam
  13. Penekanan atau distorsi berita dari medan pertempuran,yang biasanya di pandang di perlukan untuk semangat dan keamanan
  14. Keyakinan pada kekuatan mistik, takdir, nasib buruk, dll.
Manajemen  strategis

Maksud perencanaan strategi adalah mengaitkan perusahaan dengan lingkungan eksternal menyesuaikan kekuatan, kelemahan dan nilai nilai dasar perusahaan dengan  peluang dan ancaman yang terdapat dalam lingkungan eksternal  dalam usaha mengejar keuntungan kompetitif yang dapat dipertahankan.

Sasaran perencanaan strategis adalah:
  1. Mendefinisikan dan merencanakan masa depan  jangka panjang dari bisnis
  2. Meningkatkan laju pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang
  3. Memastikan bahwa organisasi dapat memenuhi tantangan perubahan  dan memperoleh laba dari peluang peluang baru.
Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah melakukan hal hal melalui orang lain, kepemimpinan terjadi ketika terdapat tujuan untuk dicapai ,atau tugas untuk dilaksanakan ,dan ketika diperlukan lebih dari satu orang untuk melakukannya. Semua manajer pada dasarnya adalah pemimpin dalam arti bahwa mereka hanya melakukan apa yang harus mereka lakukan dengan dukungan kelompok mereka. Kepemimpinan adalah tentang mendorong dan memberikan inspirasi kepada para individu dan kelompok untuk berusaha sebaik baiknya dalam mencapai hasil  yang diinginkannya.

Kepemimpinan diperlukan karena  seseorang harus  menunjukkan jalan dan bahwa orang yang sama harus bahwa setiap orang yang berkepentingan tiba disana. Efektifitas organisasi bergantung pada kualitas kepemimpinan. Untuk memenuhi sasaran keseluruhan tugas ini, pemimpin memiliki tugas tujuan utama:
  1. Membuat komitmen dan kerja sama dari kelompoknya
  2. Membuat kelompoknya bertindak untuk mencapai tujuan –tujuan yang disepakati 
  3. Memanfaatkan sebaik baiknya keterampilan,energi dan bakat kelompoknya.
Peran –peran kepemimpinan

Fungsi utama
  • Pemimpin sebagai visioner
  • Pemimpin sebagi eksekutif
  • Perencana
  • Pembuat kebijakann
  • Ahli
  • Pengendali hubungan dalam kelompok
  • Pemberi imbal jasa dan hukuman
Fungsi pelengkap
  • Teladan
  •   Figur bapak
  • Kambing hitam.
Jadi untuk menjadi manajer yang baik sangat diperlukan pemahaman seorang manajer terhadap faktor-faktor diatas. sehingga bukan sekedar manajer tapi harus melangkah lebih luas lagi sebagai seorang pemimpin, artinya jadilah manajer yang juga bertindak dan berperilaku menjadi seorang pemimpin dengan belajar mengelola organisasi pembelajar dan meningkatkan efikasi diri yang kuat. dan ternyata butuh proses lama.